Kamis, 27 November 2014

Agar Kamu Tau



          Iya Aku Memang Munafik
         Semuanya udah pernah aku lalu bersama dia,sedih senang nagis bahagia,hujan2 bareng kepanasan semuanya udah pernah aku lakuin, tapi apa yang dia lakaukan ke aku dia bohongin aku,awalnya i fine tapi aku sudah nga tahan lagi dengan sikap dia yang selalu mengulannya. Aku sadar kalau dia tidak pernah mencintaiku sacara tulus,dan aku baru sadar aku salah aku menyesal karna tidak mendengar semua kata-kata temanku tentang dia,aku memikirkan kesenangan ku sendiri setiap saat aku bersamanya, dan aku selalu bilang ke teman terdekatku kenapa aku sayang sama dan cinta aku selalu bilang kemereka kalau aku sayang sama dia,tapi teman-teman ku sangat tidak setuju mereka adalah teman-teman terbaiku karna mereka selalu memberiku jalan yang baik,bukan jalan yang buruk. Semua yang aku pernah lakuin bersamnya itu karna kehendak diriku sendiri tidak ada yang memaksakanya, aku sangat sayangg sama dia,karna tutur katanya yang sangat lembut dan bijaksana itu membuat ku luluh, haha tapi itu hanya sandiwara belaka. Aku tidak pernah menyesal sedikitpun  tentang aku dan dia, tidak sedikitpun aku berniat untuk memfaatkan dia,tapi apa yg ku dapat,semuanya sia-sia,mungkin apa yg kamu lakuin pernah aku lakuin tapi sebelumnya aku tidak pernah bilang kalau aku tidak menyukainya,aku selalu bilang kepada teman-teman ku aku mencintainya karna aku benar mencintainya. Bahkan orangtua angkat ku pun berkata “tinggalkan dia apa kamu pindah sekolah” mereka bahkan tau aku tentang dia tanpa memberitahukan kepaku, bahkan aku pernah membuat mereka menaggis karna aku lebih memilihnya, membuat ibuku menaggis membuat mereka marah,semuanya karna aku mencintainya,orang tua selalu tau tentang anaknya,mereka selalu menasehati ku agar melepaskanya,tapi aku selalu bilang aku mencintainya bu,aku sayang dia, mungkin air mata yang aku keluarkan tidak seberapa,tapi sakit hati yang aku rasakan tidak bisa di rasakan orang lain, aku selalu mencari cara agar putus denganya bahkan aku pernah bilang sama dia kalo aku suka dan cinta dengan laki-laki lain,aku pernah bilang aku dikasih sesuatu sama cowok lain,bahkan disaat aku disuruh memilih aku memilih orang yang sebenarnya hanya pura2 aku cintai dan aku memilih cowok lain kebanding paacarku sendiri demi untuk memutuskanya. Aku selalu tersenyum untuknya aku nga mau liat dia sakit,sedih dan menagis tapi dia tidak pernah berhenti untuk membuat ku sakit dan menaggis. Aku hanya menyesal kenapa tidak pernah mendengar kata teman-teman ku,bahkan teman-teman nya pernah bilang kalo aku sangat bodoh karna pacaran sama di, itu keluar dari mulut temanya sendiri aku binggung apa yang mereka katakan,aku tidak pernah mempercayai mereka,ternyata aku berpacaran dengan pembohong besar itu adalah kesalahan besarku,aku sagat menyesal, aku sayang dan cinta sama sahabat-sahabatku yang dulunya melarangku berpacaran dengannya. Kalo aku tuliskan disini mungkin tangan ini tidak sangup untuk mengetiknya. Aku ya aku memang orang yang munafik, aku munafik karna setelah aku melepasnya aku bilang dengan teman-temanku kalo aku tidak sayang lagi dengannya padahal aku masih sangat sama dia,cinta banget, tapi itu dulu i sekarang  semenjak aku bertemu kembali dengan seorang yang sagat lama tidak ketemu hatiku tergetarkan,aku menyukainya tapi aku tidak mencinya seiring jalanya waktu rasa cinta itu muncul dan semakin dalam. Allah itu adil adil yang maha adil, dia mengetahui semunya. Aku tidak bermaksud untuk mengatakanya tapi itu semunya nyata yang aku katakan semunya benar,aku tidak pernah ngomong kalau tidak berdasarkan bukti, mungkin orang munafik tidak tidak menyadarinya tapi aku menyadarinya aku munafik,aku munafik,aku munafik itu dulu. Aku tidak bermaksud untuk mengurusi semunya. Aku hanya sayang kepada agar tidak sama denganku. Mungkin semua temanku sudah tau bagaimana dirinya sehingga mereka inggin menyelamatkan ku lebih jauh lagi.
Aku sadah mengataknya kepada sahabat terbaikmu :)

Kamis, 30 Oktober 2014

Terima Kasih Semuanya



Sekarang Semuanya Berubah
                Semuanya berubah seiring berjalanya waktu,dulu aku sangat bahagia senang sekarang tidak sama sekali, aku kehilanga sosok orang yang benar-benar aku sayanggi karna keegoisan ku,aku sangat egois semuanya itu karna ulahku sendiri aku mementingkan diri ku sendiri, aku inggin seperti dulu lagi dimna aku selalu tersenyum dengan hati yang sangat bahagia,semuanya berbalik sangat menyedihkan, mungkin orang tidak tau masalah apa yang terjadi padaku karna aku selalu memendamnya,aku sangat tertekan aku butuh seseorang yang mengerti aku,aku butuh pelindung dimana aku tidak berada dekat dengan orang tua ku,aku butuh seorang teman yang sangat mengerti gimana keadaan ku sekarang, tapi mereka ngak mengerti sama sekali tentang aku bahkan teman yang sudah bertahun-tahun bersama ku aja ngak tau gimna perasaan ku sekarng mereka mementingkan dirinya sendiri , hanya beberapa saja yang mengerti aku aku masih bersyukur ada mereka yang baik kepada ku, aku butuh seorang teman yang mengerti aku aku butuh teman yang bener2 teman bukan teman yang ada maunya saja bukan teman yang munafik bukan teman yang ngomongin orang tapi ngak berani ngomong atau bertindak langsung di depan oranya nga suka temen yang caper aku pengen punya teman yang apa adanya
                Saat ini aku benar2 terpuruk aku butuh seseorang yang yang mengerti aku, bukan orang atau pacar yang selalu sibuk dengan urusanya, bukan pacar yang selalu menduakan dengan pekerjaan,mungkin aku egois tapi inilah yang aku ingginkan dari orang2 terdekat ku, aku disini juga mempunyai orang tua angkat tapi mereka tidak seperti orang tua kandungku, yang selalu mengerti apa yang aku inggin, orangtua ku tidak pernah mengekang ku bergaul dengan siapa saja baik itu cowok maupun cewek walaupun aku aku seorang wanita yang selalu menutup tubuhku dengan kerudung, orang tua ku selalu mengerti keingginan ku,mereka percaya kepadu, mereka nga melarang ku untuk pacaran dengan siapa saja, asal nga kelewatan batas dan dapat menjaga diri dengan baik mereka nga mengekang aku,kemana pun aku mau pergi dengan siapapun yang sudah mereka kenal, tapi mereka mengekangku mereka tidak percaya apa yang aku lakukan karna kejadian waktu itu iya emang aku waktu itu salah tapi apa salah aku untuk bisa berubah, dan pada waktu acara wisuda aku pergi sama pacar aku karna orang yang biasa bersamaku pergi sama temnya aku nga bisa berbuat apa2 aku emang ngak bisa mengendarai motor sehingga aku meminta untuk di jemput sama pacar aku. Tapi lagi2 aku di marahin mereka berpikir selalu buruk padaku, pada waktu aku mau ngambil baju wisuda begitu juga emang sorenya aku sama2 pcr ku tapi uma sebentar hanya buat memberinya sesuatu setelah itu aku ke kostemanku untuk mengambil baju ku, terus waktu itu temenku pergi sama aanya jadi nga ada yg nganter jadi aku minta jmpt sama temenku yang lain, dan aku langsung kkos temen ku lagi, lagi2 aku mengantar temenku pergi kerumah temennya untuk meminjam jilbab, tapi lagi2 mereka berpikir yang tidak2, bukan aku nga mau minta antar sama temen yang biasa bersama ku karna aku nga mau nyusahin dia terus.
                Tapi tidak seperti temanku yang satu dia selau di percaya karna menurut mereka dia ngak ngak pernah buat kesalahan yang sefatal aku, aku bisa terima semunya dan aku pendem aja di dalam hati ku walau aku tertekan rasanya aku inggin mengungkapkan semuanya tapiu yasudahlah aku memang nga bisa di percaya lagi. Tapi aku udah ngak sanggup lagi dengan semua ini diman aku nga berbuat kesalah apa tapi aku dimarahin, disaat HP ku nga bisa di hubunggi mereka marah padaku, pada saat pintu WC terkun juga begitu tapi aku masih bisa sabar, waktu itu temenku minta temenin untuk tidur di kosnya karna dia nga punya temen pada malam aku udah minta ijin sama bapak,aku pun minta ijin sama orang tua ku, tapi meraka masih curuga aku sama aku mereka selalu berpikir negatif tentangku,mereka menguhunggi orang tua ku padahal orang tua ku tau aku kemana, sengaja 1 hari nga pulang karna aku pengen menghilangkan suntuk dirumah denga menginap di rumah temen ku dan aku berencana pulang kok minggu paginya karna aku tau ada acara drumah tapi knpa mereka ngak sabar mereka pikir aku aku berbuat nga ngak-ngak, dan keselnya lagi pas pulang kerumah temen ku malah sok2 baik gitu padahal dia yang pertama bilang gini kalau pake bahasa bangka nya “ku nek ikut nk dak ke pantai “ dia yang bialng gtu tapi malah dia yang sok2 baik huaaaahh rasanya pengen gimana gtu. Tapi tetep aku yang salah kok aku sadar aku sering buat masalah aku sadar juga aku Cuma numpang sama dia selama ini,aku sadar aku bukan orang kaya yang sewa supir tiap hari untuk nganter aku kemna2,aku juga sadar aku numpang dirumah orang aku bertahan karna untuk orang tua ku, aku sangat sayang sama mereka sanagt sayang apapun yang mereka ingginkan aku turuti, aku juga memikirkan apabila aku kos  butuh banyak dana makn bayar kos uang sekolah karna kau bukan orang kaya, tapi aku juga manusia yang yang tak luput dari kesalahan, aku butuh seseorang yang mengerti aku, sayang sama aku bukan yang memaksakan kehendak mereka untuk membentuk karakter diri ku. Mereka nga mengerti aku mereka cuma mau dimengerti sedangkan ngak mengerti gimna keadaan ku.
                Aku selau disalahkan,aku selalu dicurigai aku selalu salah dimata mereka aku tidak baik seperti yang mereka anggap dulu,tapi beginilah aku aku egois aku mementingkan diri ku sendiri aku selalu inggin menag aku selalu berontak tapi beginilah aku kalau aku tidak suka sama orang aku selalu bilang sama mereka kalu mereka jelek aku bilang jelek walaupun itu temen ku sendiri walaupun itu mama ku siapa pun itu, aku selalu menentang tapi aku menentang sebuah kkebenaran aku nga suka di tentang jika aku benar, aku marah kalau aku benar aku tidak mau disalahkan kalau aku tidak salah, mam mengerti aku  hanya mama yang mengerti aku aku kangen mama,aku sayang mama aku tidak inggin lagi melihat mama menaggis karna aku selama aku disini. Selama bersama orangtua ku aku tidak pernah sekali pun buat masalah karna mereka selalu mengerti apa yang aku mau, mereka tidak mengekang ku aku sangat inggin seperti dulu,aku harus bertahan karna hanya sebentar lagi walau pun sudah tidak tahan lagi, aku menulis ini tidak bermaksuk untuk menyinggung perasaan orang tapi aku hanya inggin meluapkan semuanya apa yang ada salam hati ini karna kau sekarng aku tidak mempunyai orang yg aku percaya.
                Makasih buat temen yang selalu ada di sampingku walau disaat aku sedang susah atau senang makasih udah mnemani hari2 ku yang penuh kekecewaan , menemani aku tertawa senyum gembira padahal hati ku sedang menggis makasih buat kakak miko yang walau pun sibuk juga menjadi  penyemangat buat aku, makasih juga orang2 yang membenciku karna lewat kalian aku bisa dasar akan kesalahan ku aku tidak pernah mengangap kalian musuh ku,maaf buat orang yang selalu aku susahkan, maksih juga buat orang yang sudah menganggap ku ada,maksih buat orang yang sayang sama ku,maksih buat mamapapa yang selalu sayang sama aku,semuanya aku cinta kalian

Dan semua sahabtku2 terbaik kusemuanya terima kasih aku sayang kalian

Jumat, 24 Oktober 2014

Apa Mungkin ??



Ya Allah beri aku petunjukmu,aku binggung bimbang dengan hati ini aku tidak tau apakah aku masih sayang sama dia apa ngak,setiap aku melihatnya aku selalu ingat akan hal2 yang dulu pernah kami lalui bersama,begitu banyak kenangan yang aku lalui bersamanya, tapi saat ini aku sudah punya kekasih yang baru tapi hati ku tetap bersamanya, aku juga nga yakin kalau dia masih sayang sama aku.
Sekarang aku sangat tidak tau dengan hati ini ya Allah setiap malam aku selalu mimpi tentang dia,mimpi yang indah dimana orang tua kami telah mensetujui kami,aku begitu senang,tapi waktu aku membuka mata itu hanyalah mimpi, beri aku petunjuk mu aku inggin yang terbaik untuk dan untuk semuanya ya Allah, saat ini aku benar-benar binggung.
Aku tidak tau bagaimna perasaan ku sekarang aku masih mencintainya, walau bibir ku berkata aku sudah melupakanya tapi hati dan pikiran ini tidak dapat berbohong,sekuat tenaga diri ini berusaha untuk melupakanya tapi semuanya sia-sia,semakin aku berusaha untuk melupakanya malah semakin terngianngian bayangan dirinya dalam mimpi ku. Apakah masih mungking bila aku bersamanya??apa masih mungking kami bisa bersama-sama lagi seperti dulu??
Melihat senyumnya aja aku pengen banget bisa bersamanya tapi selalu ada kata tapi tapi dan tapi, tapi aku masih mencintanya tapi aku sudah punya orang yang saat ini aku cintainya tapi aku juga tidak dapat lepas dari bayang-bayang dia tapi tapi tapi aku bgaimna aku binggung,apa aku salah apabila aku masih mencintainya??apa salah kalau aku inggin bersamanya??kenapa??kenapa?? kanapa kau sangat mencintainya??kenapa waktu itu aku aku merasa bosan kepadanya kenapa waktu itu aku egois??????aku aku memang salah aku masih sayang sama dia.

Selasa, 19 Agustus 2014

LOVE MAMA



Kasih Kalian Tak Akan Pernah Tergantikan
                Mam aku kangen mama,aku nga tau kenapa akhir-akhir ini aku kangen banget sama mama,aku sayang sama mama, mama cepet sembuh ya aku nga pengen liat mama sakit, aku pengen pulang ma aku sayang mama, aku keingetan terus sama mama, mam makasih kasih sayang yang selama ini mama kasih buat aku buat keluarga mudah-mudahan aku bisa membalas semuanya mam, moga mama panjang umur sampai liat aku nikah punya anak,sampe anakku punya anak lagi mam  Mam maaf selama ini aku udah banyak bikin mama nanggis mam, karna aku mama banyak masalah mama aku kangen banget mam. Mam maaf ya kalau aku biasanya males banget beres rumah, maaf aku udah jadi anak yang paling manja ya mam, maaf selalu ngerepotin mama, apa-apa semuanya sama mama, maaf mam maaf banget, aku nga pengen ngerepotin mama terus mam, aku pengen liat mama bahagia karna aku, mama cepet sembuh biar bisa tersenyum lagi :)

Senin, 11 Agustus 2014

Begitu Cepat Berlalu

Mungkin Catatan yang lain bisa di lihat blog-blog saya yang lain ini hanya kelanjutannya saja :)




Hidup ini begitu cepat rasanya aku alami, aku tak ingat kapan aku pertama kali membuka mata ini, pertama kali aku menaggis, dan pertama kali aku tersenyum, pertama kali marah, dan pertama kali aku mencintai dan menyayanggi seseorang  begitu sulit untuk menginggat semuanya.

Tak terasa aku udah 17 tahun, semuanya ku lalui dengan susah dan senang, menanggis dan tersenyum, bahkan aku bisa tertawa dan menanggis dengan orang yang aku sayanggi dan menyayangiku, kelas-kelas pun ku lalui dari aku pertama kali sekolah sampai sekarang kelas 3 sma. Begitu banyak kenaggan yang harus aku lalui dihidup ku aku masih sedikit menggintnya pertama aku masuk sekolah TK di Jepara pertama kalinya aku mendapatkan teman selain keluarga ku,aku sangat senang karena mengenal teman-teman ku, sampai akhirnya aku dan keluarga kecilku pindah ke Bangka Belitung karna orang tua ku pindah kerja,aku melanjutkan sekolah SD ku di sana, pertama aku sangat takut tidak mempunyai teman baru, aku takut mereka tidak mau berteman padaku, tapi itu tidak seperti yang aku bayangkan sebelunya, mereka meneri ku dengan baikm mereka baik kepadaku, sampai ahirnya aku nyaman bersama teman-tema baru ku J, itu semua berlalu begitu cepat aku sudah masuk di SMP, dengan masih teman-teman SD ku mereka adalah teman yang sangat baim padaku J walaupun ada yang sebagian jail padaku, prestasiku pun selalu bagus, aku senag karna bisa membuat orang tua ku tersenyum bahagia, di akhir masa SMP ku aku binggung mau melanjutkan kemana, untungnya ada guru SMP yang mengusulkan aku masuk ke SMA 3 PANGKAL PINANG, aku taku tidak bisa masuk ke sana, aku takut tidak bisa bersaing dnegan mereka disana, tapi berkat orang tua dan guru ku aku bisa melewati semua itu dengan baik, aku bahkan tidak di urutan terbawah dalam rengking.

            Aku mulai sekolah di SMA 3 PKP, walaupun ini pertama kalinya aku garus berpisah dengan kedua orang tua L aku harus selalu semangat J walaupun aku sering merindukan orang tua ku tapi selalu tersenyum walaupun sangat merindukan mereka J aku berpisah dengan orang tua ku itu artinya aku harus hidup mandiri, aku di PKP tinggal di rumah guru SMP ku dan aku sudah menggangap mereka seperti keluarga ku sendiri J aku tinggal bersama teman SMP ku, karna guru ku harus bekerja di Desa kami, aku dan teman ku hidup berdua di PKP tampa orang tua, aku harus mencuci baju sendiri masak sendiri semuanya sendiri ini pertama kalinya aku melakukannya karna di rumahku ibunya yang mengerjakan semuanya, karna begitu malasnya aku J. Aku sangat manja dengan orang tua ku apalagi ibu ku, yang biasannya aku selau merenggeng dengannya sekarang semuanya aku mengerjakan sendiri L. Pertama masuk sekolah aku menggikuti MOS aku bertemu teman-teman baru yang sama sekali aku tidak mengenalnya, aku mencoba berbaur bersama mereka, dan aku bertemu dengan seorang perempuan dia duduk sebangku dengan ku, aku mulai akrab dengannya, dan aku sudah menggapnya sebagai teman dan sekaligus sahabat aku, teman ku bukan hanya dia sekelas semuanya teman ku J. Aku dan dia selau berdua walaupun kami sering berantem tapi salah satu dari kami selalu mengalah, karna tidak tahan dengan perkelahian ini, aku mungkin bisa berkelahi dengan orang lain dengan tapi aku tidak tahan kalau aku berkelahi dengan dia lama-lama karna aku sangat sayang dengannya.

            Kami berdua saat itu tidak punya pacar tapi kami saling tau siapa laki-laki yang kami suka,dia selalu bercerita dan begitu juga aku, aku selalu berjanji untuk tidak memberi tau orang lain tapi aku selau mengingkarinya, begitu pun dia tidak bisa menjaga rahasia dengan baik, tapi anehnya aku selalu cerita apapun yang aku alami denganya. Dan waktu itu pun aku menyukai kakak kelas ku kami sering smsan kami sering bertemu karna rumah kami dekat aku suka denganya tapi aku tidak mencintainya aku hanya menggangap dia sebagai kakak saja,dia sangat baik kepadaku sangat lah abik padaku walaupun dia juga pernah bilang suka padaku tapi aku menganggap dia sebagai kakak ku sendiri J(sampai sekarang dia juga masih baik padaku walaupun aku sering mengecewakanya) dan sampai akhirnya aku berpacaran dengan anak dari SMA lain, dia awalnya tidak setuju dengan kami, dia cuek tidak merespon apa-apa kalau aku bercerita tentang pacarku, apakah dia cemburu aku mempunyai pacar J dan sampai akhirnya aku putus dengan pacarku dia sangat senang J. Aku bercerita dengan dia kalua aku menyukai seseorang di SMA ini, dan dia pun hanya mengiyakan saja, aku selalu memperhatikan orang yang aku sukai itu, aku selalu tersenyum kalau aku melihatnya walaupun saat itu dia tidak mengenal ku, aku juga tau kalau dia punya pacar (yang saat ini menjadi salah satu teman baik ku J) dia pacaran dengan kakak kelasnya aku tau semuanya,aku takut dia mengetaui kalau dia mengetahui aku menyukainya,aku takut dia tidak menyukai ku L,aku selalu memperhatinya sepanjang kelas sepuluh, aku tidak hanya menyukai dia seorang masih banyak laki-laki yang aku sukai tapi tidak seperti aku menyukainya. Waktu demi waktu hari demi hari bulan-bulan pun berganti aku kaget dia mengetahuinya aku dia mengirim pesan lewat FB karna aku menggikutinya,dia meminta no ku kami pun sering smsan dan pada akhirnya kami pun berpacaran.

            Tanggal 1 Agustus 2013 aku berpacaran dengannya, aku sangat bahagia bisa pacaran dengannya walaupun pada saat itu akupulang ke Desa ku, dia sangat lembut baik dan pengertian padaku walaupun pada saat itu aku juga berpacaran dengan laki-laki lain (dan dia tidak tau) aku bertannya padanya kenapa dia mencintai ku, dia berjanji akan memberi tau disekolah nanti, tapi dia begitu berbedan dengan di sms dia begitu cuek, bahkan disekolah kami tidak pernah berbicara dan saling sapa. Pada saat itu teman-teman ku belum ada yang mengetahuinya termasuk sahabatku, tapi lama-kelamaan mereka tau karn aku tidak bisa merahasiakan selamanya, mereka awalnya mendukung mereka setuju tapi lama-lama mereka tidak menyuakianya karna menurut mereka dia sangat cuek dan tidak pernah menyapa teman-teman ku. Lama kelamaan kami pun bisa bersama-sama di sekolah kami kekanti bersama, kemushola bersama, kami selau bersama, walaupun aku harus meninggalkan teman-teman dan sahabatku karna aku sangat lah senang bisa bersamanya, tapi aku tidak enak dengan teman-teman ku dan aku berusaha untuk membagi waktu antara teman-teman ku dan pacarku, dan akhirnya aku bisa membagi waktu ku tapi itu hanyalah sementara saja, aku tak bisa lama-lama berpisah dengan pacarku aku sangat sayang dan cinta dengannya walaupun aku tidak tau dia mencintai aku sebenarnya apa tidak, masalah demi masalah pun aku lalui saat aku berpacanya dengannya waktu berasa begitu cepat dan aku masih bersamanya(pacarku) walaupun hubungan ku dengan teman dan sahabatku tidak sebaik dulu lagi.  Dan pada akhirnya teman-teman ku tidak menegurku karna aku membuat kesalahan yang sangat besar, aku saat itu tidak pedulu mereka semua mau berteman dengan atau tidak yang penting aku aku bisa bersama dengan pacarku J, dan pada saat pulang sekolah mereka memnggilku dan membicarakan semunya aku  senang mereka memanggilku lagi J dan mereka menjelek-kan pacarku walaupun aku sudah tau semunya, tapi aku tetap sayang dan cinta sama dia, aku tau tau segala tentang dia semunya (walaupun dia tidak jujur pun aku masih mencintainya J). Begitu banyak kenangan yang kita lalui bersama-sama,kenangan yang mungkin nga pernah bisa aku lupakan,kanangan yang begitu indah dan juga begitu pahit L cobaan-demi cobaan kami lalui bersama susah senag sedih marah tertawa dan cobaan dari orang di sekeliling kami. Baru 3 bulan pacaran kami sudah mendapatkan cobaan, orang tua ku kalau aku pacaran dan itu ditentang keras oleh orang tua ku,aku disuruh putus dengannya,aku menaggis dan terus menanggis aku nga bisa cerita dengannya semuanya aku merahasianya,tapi aku tidak sanggup untuk menahan ini semuanya akhirnya aku bicara dengannya kalau orang tua ku inggin kami putus, saat itu aku sangat berat inggin melepasnya dan dia juga tidak mau putus begitupun aku sebalinnya karna aku sangat sayang dan cinta dengannya. Dan kami pun tidak jadi putus dihari itu tapi sedikit jaga jarak agar orang tua ku tidak mengetahuinya. Kami pun melanjutkan hubungan kami dengan kami saling mencintai dan menyayangi J. Tapi pada 6 bulan hubungan kami pun kembali menghadapi cobaan ini mungkin gara-gara aku mungkin dia mengetahui kalau aku suka kepada seseorang (atau ada yang memberitahunya) ya memang salah aku sih aku nga jujur dari awal kalau aku masih sering komunikasi sama mantan ku kami, Cuma gara-gara itu pun marah wajar sihh namanya juga pacar pasti cemburu kalau nga cemburu berarti nga sayang J, aku sangat sangat sayang sama dia,ssangattt sayang dan cinta. Kami putus hanya 1 jam saja hehe nga tahan kalau putus lama-lama, yang aku nga suka dari dia adalah kebiasaan burunya yang nga bisa ninggalin game kesayangannya itu, sepertinnya di masih sayanggan game dari pada aku L, aku cemburu dengan game aku nga suka kalau dia maen game dia lama banget bales sms,aku memutuskan kalau dia masih maen game juga aku mau putus aja dan dia pun berjanji nga akan maen lagi. Tapi dia ingkar janji dia masih maen game aku tau karna ayahnya bilang sama aku, dan keesokan harinya aku putuskan aku ingin putus dari dia, tapi kami hanya putus 1 hari saja aku nga tega melihanya. Hari demi hari pun kami lalui bersama, berantem itu udah biasa bahkan aku berkali-kali menggis karna dia, cobaan begitu banyak berawal dari teman-teman ku yang nga suka dengan dia dan masih banyak lagi cobaan yang kami lalui. Bulan demi bulan kami lalui bersama yang terasa udah 1 tahun kami pacaran tapi sayangnya di satu tahun ini aku mengakhiri hubungan ini semua,karna ada sesuatu yang yang nga bisa aku ceritakan disini (mungkin saja ini karna teman2,keluarga,atau aku inggin mempersiapkan un dan mungkin lagi aku memcintai orang lain), SAMPAI SEKARANG AKU MASIH SAYANG DAN CINTA SAMA DIA mungkin aku bhisa pacrang atau bahkan menikah nantinya dengan orang lain tapi aku tidak bisa melupakan kenangan yang kami kami lalui bersama L J tapi aku mengnganbil semua keputusan ini karna diri ku sendiri tidak di pengaruhi orang lain J mudah-mudahan kamu adalah mimpi ku yang sangat indah aku bahagia 1 tahun ini aku lalui bersama kamu, aku senang aku bahagia walaupun aku sering m,enggis tapi aku sangatlah bahagia terimaksih udah menemani aku selama ini aku sangat sayang dan cinta kamu selamanya.
sebenarnya aku ingin sampai akhir hayat ku bersamnya :)